Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

Si Kulup Tetaplah Orang Kampung

Si Kulup Tetaplah Orang Kampung Badanya kurus tegap, dengan kulit berwarna hitam seperti badan yang pandai bekerja keras, berjalan dengan tegap meskipun kelihatanya ia kurus. inilah Kulup namanya khas orang kampong walaupun ia telah beristri tetap saja kurus. Tampang anak kampung seperti si Kulup tidaklah terlihat oleh orang-orang sebab Kulup pandai menjaga penampilan dengan rambut disisir kesamping kiri dengan style anak kota, anehnya warna kulit kulup ini hitam namun matanya cipit bak mata orang Korea dicampur dengan warna kulit khas orang afrika, entah ngidam apa emak kulup ketika mengandung si Kulup. Kulup mantap dengan pilihanya, setelah ia wisuda dari salah satu universitas di luar kota dekat dengan kotanya. Kulup langsung meminang salah satu wanita yang pernah menjadi temanya di kala SD, cinta Kulup baru terealisasikan kepada gadis itu setelah ia lulus. Maklum Kulup sudah ada umur untuk menikah, hasratnya ingin beristri sudah ada sejak ia duduk di bangku kuliah, selang...

Sebuah kenangan masa SMP

Gambar
                                      Sebuah kenangan masa SMP                              Angka 4 menjadi angka yang menarik bagi perjalanan sahabat kami, terutama bagiku dengan kisah yang senantiasa selalu membakas dihati. Mengapa empat yang aku sebutkan? Mengapa tidak lima, enam, tujuh ataupun lebih yang kira dapat ku hitung”. Bukanya tak suka lebih namun setiap ready to take a picture” momen-momen bersama dengan teman inilah yang tertangkap. Teman dan sahabat ialah dua arti yang beda, keduanya tak bisa ku jelaskan apa perbedaan itu karena yang bisa menjelaskan hanyalah waktu lamanya, ya’’ lamanya kami menjalin persahabatan itu. Kami telah berteman dari sekolah dasar hingga sekarang, dari duduk dibangku sekola...

Aku Rindu Nyai

indung indung kepala lindung  ujan di mudik , disini mendung anak siapa pakai kerudung  mata melirik  kaki tersandung  ........... aduh aduh siti aisyah Mandi di kali rambutnya basah Tidak sembahyang tidak puasa Didalam kubur mendapat siksa Itulah sepengal nyanyian dari nyaiku tercinta,,yang mengajarkanku untuk selalu taat pada aturan agama yaitu memperkuat agama dengan selalu menegakkan agama Allah swt lewat shalat 5 waktu. Rindu betul aku dengan syair sederhana nyai ku yang selalu dilantunkan ketika ia merawatku , nyai panggilanku terhadapnya ialah panggilan khas orang melayu jambi yang mungkin aneh jika bukan orang melayu yang mendengarnya, namun begitu sungguh indah kata nyai bagiku saat aku memanggil nenek dengan sebutan nyai . Hampir 8 tahun aku ditinggal nyai , nyai meninggalkan ku di usianya yang berumur 63 tahun dan dia meninggalkan kami semua pada tahun 2009. Kala itu aku duduk di kelas 1 SMP semester genap. Disinilah aku ingat betul a...